1..
2..
3..
Badan Sivia ikutan mematung ketika melihat nama
yang tertera dikertas itu. semua semakin bingung dengan Reza dan Sivia.
“siapa Vi” tanya Ify yang duduk disebelah Via.
Perlahan Sivia melihatkan kertas nya kepada
teman-teman nya.
“Oh..” respon teman-teman nya.
“kok Oh sih” tanya Sivia.
“trus gimana? Harus bilang wow? Oke kalo gitu.
Guys, ulang” kata Shilla.
Ify, Pricilla dan Febby mengangguk “wow..” kata
Ify, Pricilla, Shilla dan Febby dengan nada datar nya.
Sivia manyun karena diledek teman-temannya. SKM
hanya menatap SISFP geli karena kelakuan mereka yang seperti anak-anak.
“sekarang gue” kata Shilla menawarkan dirinya
duluan dan langsung mengambil salah satu kertas itu.
Perlahan di buka nya kertas itu. perlahan mata Shilla
keluar, mulutnya menganga “siapa Shil” tanya Febby.
“Di..c…ky…” jawab Shilla terbata-bata.
Dicky hanya tersenyum sinis. Dalam hati nya
berkata “yes. Rasain lo, gue kerjain haha” batin Dicky.
“heh. Ngapain lo senyam-senyum? Naksir lo kak
sama gue? seneng lo ngebimbing gue?” sinis Shilla.
“pe to the de lo behel. Amit amit gue naksir
sama lo” jawab Dicky.
“udah udah.. sekarang siapa yang mau ambil
lagi? sisa lo berdua” kata Bisma menunjuk Ify dan Febby.
“lo dulu deh Feb” kata Ify. Febby mengangguk pasrah.
Diambilnya kertas, dibuka nya tapi ga dijilat
kayak oreo (?) “Morgan” kata Febby dengan ekspresi datar.
Morgan hanya mengangguk-angguk saja “akhirnya
sama dia juga” batin Morgan tersenyum senang *jangan tanya gimana batin seneng
trus senyum. Bayangin aja wajah author (?)*
“berarti otomatis gue sama dia dong?” tanya
Bisma menunjuk dirinya dan Ify. Ify juga tak kalah shock dengan Bisma.
SKM minus Bisma mengangguk. Begitu juga SISFP.
“dosa apa gue ngebimbing nih anak terkutuk
satu” kata Bisma pelan namun cukup terdengar oleh Ify.
“lo anak kecebong” balas Ify.
“lo anak setan”
“lo anak babi”
“Lo anak kucing”
“lo anak anjing”
“lo anak kelinci”
“lo anak gajah”
“lo jelek”
“lo juga”
“elo yang jelek”
“elo”
“elo”
“elo”
“elo”
“elo”
“elo”
“ELOOOOOO” teriak Bisma dan Ify.
Semua mata sudah tertuju pada satu meja itu
yang dihuni SKM dan SISFP. Semua menatap iri kepada SISFP. Ada juga yang
menatap sinis karena tak suka SISFP dekat dengan SKM. Mereka Pj dan Uty. Dua
orang cewek yang terkenal berkuasa disekolahan. Pj dan Uty satu angkatan dengan
SKM. Dari kelas X mereka berdua sudah mengincar SKM namun SKM hanya cuek bebek
saja dengan mereka berdua.
Dicky memberi kode kepada Morgan, Rangga, Reza,
Shilla, Pricilla, Sivia dan Febby untuk pergi dari kantin dan meninggalkan
Bisma dan Ify yang larut dalam perdebatan mereka berdua. Tanpa sadar, kini
tinggal Bisma dan Ify yang sibuk adu mulut berdua. Semua sudah mengerubuni meja
mereka melihat tontonan gratis.
Bersambung…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar