hari yang ditunggu-tunggu para siswa-siswi SMA
Indonesian High School akhirnya tiba juga, Acara Pensi tahunan. Para panitia
sibuk mempersiapkan semuanya. Siswa-siswi SMA IHS sebagian sudah ada yang
berkumpul di depan panggung.Dua orang MC yang juga murid SMA IHS kini sudah
berada diatas panggung untuk memulai acara. Angel dan Patton.
“siang guys. Wah.. akhirnya acara yang kalian
tunggu-tunggu tiap tahunnya datang juga nih.” Ucap Angel memulai membuka acara.
“iya nih Jel. Pasti kalian semua pada ga
sabaran kan? Gimana kalo kita langsung aja ke pembuka acara kita hari ini? Ada
yang tau siapa? Pasti tau dong artis kita?” lanjut Patton.
“siapa lagi kalo bukan…” teriak Patton dan
Angel. “Gabriel…” sambut mereka mempersilahkan Gabriel untuk naik ke atas
panggung. Para siswi sekolahan langsung berteriak histeris mendengar nama
Gabriel. Baru saja nama nya loh..
“siang guys.” Sapa Gabriel sebelum menyanyi.
“SIANG..” jawab para penonton.
“gue mau nyanyiin lagu ini special buat
seseorang.” Ucap Gabriel terakhir. Dilihat nya gadis yang tengah berdiri di
belakang kerumunan penonton melihat dirinya. Gadis itu Shilla. Shilla bersama
Ify tentunya. Shilla sudah harap-harap cemas siapa orang special yang dimaksud
Gabriel itu.
Rio mulai memetik gitar mengiringi lagu yang
akan dinyanyikan Gabriel. Lagu Selamanya Denganmu
Ku mulai.. mengingat..
Tentang cinta ini..
Yang ku jaga.. selalu.. untukmu
Terkadang.. aku salah..
Dan aku lalai
Mencintaimu..
Dan membahagiakan mu..
[REFF]
Saat ini aku.. tuntaskan
Perjalanan ini.. menemukanmu
Cinta sejati.. bersama mu
Meski tak slama nya.. kan sempurna
Kau yang.. membuat
Hidup ku lebih berarti..
Saat ku memilihmu..
Uuu Oooo…
Uu Ooohh…
Uuuu Oooohhh….
Back to [REFF]
Kau
yang.. membuat..
Hidup ku lebih berarti..
Saat ku memilih mu..
(Kerispatih-Selamanya Denganmu)
Setelah Gabriel tampil, kembali naik Angel dan
Patton mempersilahkan semua pengisi acara. Dan kini Tiba di pengujung acara.
“ga kerasa banget ya Pat kita udah sampe di
pengujung acara” ujar Angel.
“iya nih Jel. Masih da satu penampilan lagi
dari siswi sini” ujar Patton.
“wah siapa ya kira-kira?” kata Angel.
“langsung saja kita sambut……”
@ belakang
panggung
Gabriel dan Rio sedang menonton acara dari
belakang panggung. Namun pemikirannya memikirkan Shilla terus. Dari semenjak
dia selesai nyanyi tadi, dia tidak melihat Shilla lagi.
“pulang yuk Iel? Udah mau selesai nih acara”
ajak Rio. Sedari tadi tidak ada yang special menurutnya.
Ketika Rio sudah melangkah beberapa langkah,
Gabriel mencegah “bentar dulu. Gue masih mau liat nih. Nanggung” kata Gabriel.
Rio pasrah saja mengikuti apa kata Gabriel. entah dorongan dari mana, tapi hati
Gabriel menyuruhnya untuk tetap melihat acara ini. ga tau kenapa…..
@
panggung
“Langsung saja kita sambut…. Shilla dan Ify”
teriak Angel dan Patton mempersilahkan Shilla dan Ify tampil. semua tepuk
tangan dan sorak-sorai penonton sudah terdengar. Ada yang berbisik-bisik
tentang Shilla.
“nah ini nih dua cewek cantik yang bakal nutup
acara pensi kita tahun ini” ujar Angel.
“Shilla, Ify. Maju dulu dong ngobrol-ngobrol
dikit nih sama kita” ajak Angel. Shilla dan Ify maju ke depan dengan senyuman
manis nya.
“kalian bakal nampilin apa nih?” tanya Patton.
“Shilla bakal mempersembahkan satu lagu yang
special buat seseorang. Shilla nyanyi dan aku sendiri main piano” jawab Ify.
Penonton sudah tahu siapa yang dimaksud someone special bagi Shilla.
“wah someone special nih ceritanya. Kira-kira
bisa kasih bocoran dikit ga someone special nya siapa?” tanya Angel.
“GABRIEEEELL” teriak penonton. Satu sekolahan
sudah tahu akan kedekatan Shilla dan Gabriel. bahkan juga ada yang mengira
Shilla dan Gabriel pacaran. Angel dan Patton pun juga sudah tahu tentang
kedekatan Gabriel dan Shilla.
“siapaaaa?” ulang Patton lagi. “GABRIEEEELL”
teriak penonton. Shilla hanya tersenyum.
“nah kalo kata penonton nih someone special nya
kamu Gabriel. bener ga?” tanya Patton.
Kali ini Shilla menjawab “kita liat nanti aja”
jawab Shilla.
“masih rahasia nih ya. Yaudah langsung aja kita
tampilkan Shilla dan Ify”
@
belakang panggung
“pulang yuk Iel? Udah mau selesai nih acara”
ajak Rio. Sedari tadi tidak ada yang special menurutnya.
Ketika Rio sudah melangkah beberapa langkah,
Gabriel mencegah “bentar dulu. Gue masih mau liat nih. Nanggung” kata Gabriel.
Rio pasrah saja mengikuti apa kata Gabriel. entah dorongan dari mana, tapi hati
Gabriel menyuruhnya untuk tetap melihat acara ini. ga tau kenapa…..
“Langsung saja kita sambut…. Shilla dan Ify”
Gabriel sontak kaget mendengar Angel dan Patton mempersilahkan Shilla dan Ify
naik ke atas panggung. “Ternyata Shilla tampil. pantesan dari tadi ga keliatan.
batin Gabriel
“Shilla bakal mempersembahkan satu lagu yang
special buat seseorang. Shilla nyanyi dan aku sendiri main piano”
“wah someone special nih ceritanya. Kira-kira
bisa kasih bocoran dikit ga someone special nya siapa?”
“GABRIEEEELL” mendengar teriakan penonton yang
menyebut nama nya, Gabriel menjadi harap-harap cemas. Apakah benar someone
special yang dimaksud itu dirinya?
“siapaaaa?”
“GABRIEEEELL” teriak penonton. Gabriel semakin
harap-harap cemas.
“nah kalo kata penonton nih someone special nya
kamu Gabriel. bener ga?”
Kali ini Shilla menjawab “kita liat nanti aja”
jawab Shilla. Seketika Gabriel menjadi lemah mendengar jawaban Shilla “gue tau
Shil someone special lo itu bukan gue. Maafin gue selama ini ga nembak lo. gue
bego” batin Gabriel.
“Iel, Shilla tampil tuh” Rio memegang pundak
Gabriel. Gabriel hanya mengangguk lemah.
“lo ga penasaran siapa Someone special nya?”
tanya Rio. Gabriel hanya menggeleng dalam posisi kepala menunduk.
@
panggung
Intro piano Ify sudah mengalun indah. Penonton
yang semula nya rebut menjadi hening dan tenang menikmati permainan piano Ify
yang indah.
Telah lama aku bertahan
Demi cinta wujudkan sebuah harapan
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang
[REFF]
Sekarang aku tersadar
Cinta yang ku tunggu tak kunjung datang
Apalah arti aku menunggu bila kamu tak cinta
lagi
Namun ku rasa cukup ku menunggu
Semua rasa tlah hilang
Back to [REFF]
Dahulu kau lah segala nya
Dahulu hanya dirimu yang ada dihatiku
Namun sekarang aku mengerti
Tak perlu ku menunggu
Sebuah cinta yang semu
Uuuuuu……..
Back to [REFF]
(Raisa-Apalah Arti Menunggu)
@
belakang panggung
Gabriel mendengar bait demi bait lagu yang
dibawakan Shilla. Dia tahu pasti lagu ini menggambarkan perasaan Shilla. Dia merasa
bersalah dengan Shilla. Sekarang waktu yang tepat. Batin Gabriel.
Di lihat nya Angel dan Patton yang sedang
berbincang berdua di belakang panggung. Gabriel menghampiri Angel dan Patton.
“sorry ganggu” ujar Gabriel.
“eh iya Iel ada apa?” tanya Angel.
“hmm gini, gue boleh minta tolong sama kalian?”
ujar Gabriel. Angel dan Patton mengangguk menandakan ‘boleh’ lalu Gabriel
membisikan sesuatu kepada Angel dan Patton.
Senyum merekah terpancar dari bibir Angel dan
Patton lalu mereka berdua mengangguk setelah Gabriel selesai membisikan sesuatu
tadi “bisa diatur bro. sukses ya” ujar Patton lalu salaman ala cowok bersama
Gabriel *tau kan salaman ala cowok gimana? Duh susah jelasinnya. Ya gitu lah
pokoknya ya.-.*
@
panggung
Semua tepuk tangan menggelegar. Penampilan
Shilla dan Ify sangat memukau semua penonton. Tak ada suara satupun ketika
Shilla dan Ify tampil. Ketika Shilla dan Ify ingin menuruni panggung, naik
Angel dan Patton mencegah Shilla dan Ify turun.
“sini dulu dong kita ngobrol-ngobrol lagi.
gapapa kan?” Patton mencegah Shilla dan Ify turun.
“gapapa kok” jawab Ify. Kini Shilla dan Ify
sudah kembali ke panggung.
“lagu yang dinyanyiin tadi menggambarkan
perasaan kalian sekarang ya?” tanya Angel.
“iya. lebih tepatnya perasaan Shilla sekarang”
jawab Ify. Shilla hanya diam tidak mau terlalu banyak berbicara.
“wah Shilla ada apa nih? Emang nya lo sekarang
lagi nunggu seseorang ya? Kayaknya nyanyi nya tadi dari hati banget nih” goda
Patton.
“ya begitulah. Katanya Cinta tapi ga nembak.
Bahkan sekarang gue ga tau dia masih cinta sama gue apa engga” Shilla sengaja
menjawab seperti itu. berharap Gabriel mendengar.
“ada yang mau disampein ga nih buat someone
special nya kalo misalkan dia ada disini dan nonton lo sekarang? Ujar Angel.
Shilla mengangguk “gue harap lo sekarang liat
gue tampil dan nyampein ini. jujur gue capek nunggu lo selama ini. selama ini
kita bersama tapi tanpa hubungan apa-apa. Bahkan sekarang gue rela malu-maluin
diri gue ngomong kayak gini di depan semuanya demi lo.” ujar Shilla lirih.
penonton juga ikut terhanyut melihat adegan dramatis ini (?)
Badan Shilla bergetar sudah tidak kuat menahan
air matanya. Kini dia hanya bisa menunduk. Dia tidak sadar sedari tadi sudah
ada seseorang yang berdiri dibelakang nya
“kalo misalnya orang yang lo tunggu-tunggu
sekarang ada dibelakang lo gimana?” ujar Angel. Shilla kaget dan mengangkat
kepalanya. Dilihatnya semua tersenyum kepada nya. Ify, Angel, Patton bahkan
sekarang sudah ada Rio berdiri di samping Ify.
Perlahan Shilla memutar badannya ke belakang.
Sontak Shilla kaget “Iel?” kaget Shilla. Gabriel tersenyum kepada Shilla lalu
menggenggam kedua tangan Shilla.
“maafin gue Shil. Selama ini gue udah ngebuat
lo nunggu. Tapi sekarang gue ga bakal ngebuat lo nunggu lagi” perlahan Gabriel berlutut
dihadapan Shilla. Shilla kaget dengan perlakuan Gabriel. Semua juga kaget.
“would you be my mine Ashilla Zahrantiara?”
ujar Gabriel lembut. Shilla masih tak percaya dengan semua ini. dia menutup
mulut nya tak percaya. Dia masih belum menjawab.
“gue ulangi Shil. Would you be mine Ashilla
Zahrantiara?” ujar Gabriel lirih. dengan yakin nya Shilla mengangguk. Gabriel
langsung memeluk kekasih nya yang beberapa detik sudah resmi menjadi
kekasihnya.
“makasih Shil. Makasih banget. Maaf selama ini
gue udah buat lo nunggu” bisik Gabriel. Shilla hanya mengangguk. Dia tidak bisa
berkata-kata lagi.
Tepuk tangan meriah terdengar dan sorak-sorai
penonton “CIEEEE” sorak penonton. Sontak Gabriel dan Shilla melepaskan pelukannya.
[END]
Huaaa akhirnya end juga walaupun kacau begini.
Yang penting satu cerbung aku udah nd yeaaayerss! Makasih buat yang udah
luangin waktu nya buat baca cerbung aku. follow twitter aku ya @Mrselvira27
mention kritik dan saran kamu tentang cerbung-cerbung aku. atau mau usul buat
new cerbung aku juga boleh (:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar