Selasa, 06 Agustus 2013

Why Did I Fall In Love With You *11








“oh kak Bisma yang tampan, dirimu seperti bulan dan bintang yang selalu bersinar. Bersinar menyinari hidup ku. bersinar menyinari hati ku, jiwa dan raga ku. dirimu selalu terbayang dibenak ku. oh kak Bisma, mau kah engkau menjadi kekasih ku? yang selalu berada di sisi ku?” Ify mengucapkan kata-kata itu di depan orang banyak seraya berlutut di hadapan Bisma.

Bisma masih diam berdiri dengan stay cool nya “kak buruan deh jawab. Capek nih gue berlutut kayak gini” kata Ify sedikit berbisik ke Bisma.

Bisma sedikit membungkukan badannya agar badannya bisa sama rata dengan Ify “lo mau sabar apa lo mau sekarang juga lari keliling lapangan 10 kali?” ancam Bisma.

Ify menghela nafas sebentar “ya udah” jawab Ify pasrah. Bisma kembali mendirikan badannya seperti semula.

“oke. Gue hargai perasaan lo. gue salut lo bisa jujur sama gue tentang perasaan lo…”

“heh sarap. Lo bilang kan tadi ini Cuma tugas pertama gue, ga beneran” kata Ify geram namun masih dengan suara pelannya. Bisma melotot kan mata nya ke Ify. Ify pasrah saja. 

“tapi maaf…” kata Bisma melanjutkan perkataan nya. orang-orang yang menonton kejadian ini semakin ramai tidak ingin ketinggalan gossip (?)

“maaf.. gue ga bisa…” seketika Ify menunduk mendengar jawaban Bisma. Dia merasa bodoh karena sudah mau saja dipermalukan oleh Bisma seperti sekarang.

“gue ga bisa… nolak lo” jawab Bisma terakhir. Ify mendongakan kepala nya. dia tersenyum senang akhirnya dia tidak terlalu dipermalukan Bisma didepan semua orang. Dia berdiri dan meloncat-loncat.

“yee… thanks kak Bisma. Akhirnya tugas pertama gue beres kan? Selesai juga kan? Ye.. ye.. ye.. ye..” kata Ify seraya meloncat-loncat. Bisma geleng-geleng kepala melihat tingkah kekanak-kanakan Ify. Semua yang menonton tadi pun sudah bertebaran eh maksud nya bubar.

“ya udah. Buruan ikut gue. bentar lagi mau kumpul” Bisma langsung menarik tangan Ify begitu saja. Dia menggenggam tangan Ify.

Ify terlonjak kaget “eh kak..” kata Ify kaget.

“kenapa?” tanya Bisma. Ify mengalihkan pandangannya ke tangan mereka yang sedang bertaut.

Bisma mengerti maksud Ify “kenapa? Ada masalah?”

“ya iya lah, bego. seenak udel aja lo pegang-pegang tangan gue. lepasin ga?” kata Ify seraya berusaha menghentakan genggaman tangan Bisma namun mustahil. Tenaga Bisma lebih kuat dari pada tenaga Bisma.

“ih.. apaan sih kak lepasin” kata Ify masih berusaha melepaskan tangan Bisma.

“ga. Mulai sekarang lo udah resmi jadi cewek gue. masa iya orang pacaran jalannya pisah-pisah gitu? Lucu banget kayuak anak SD pacaran”

Mata Ify terbelalak mendengar kata Bisma barusan. pacaran? Sejak kapan mereka pacaran? “apa lo bilang? Pacaran? Dih ngarep banget lo kak. Kapan jug ague mau jadi pacar lo? dih najis” kata Ify sinis.

“ck.. lo ga inget barusan?”

Ify berpikir sejenak “barusan? maksud lo yang gue nyatain cinta ke elo tadi? Kan lo bilang itu Cuma tugas pertama gue, ga lebih”

“siapa bilang? Gue ga ngomong gitu kok. Yang jelas sekarang, lo tadi nembak gue dan gue terima lo. banyak saksi yang ngeliat jugi. See? Sekarang lo resmi jadi pacar gue”

“loh.. loh ga bisa gitu dong. Wah parah lo kak curang banget lo. ga. Gue ga sudi jadi pacar lo” Ify meronta-ronta. Tetap saja, tenaga Bisma masih lebih kuat ketimbang tenaga Ify.

“ga ada tapi-tapian. Buruan deh ikut aja, atau lo mau lari keliling lapangan?” ancam Bisma. Mendengar ancaman Bisma, Ify pasrah saja diajak Bisma entah kemana.

*

Rangga sedang memperhatikan gerak-gerik Pricilla sedari tadi yang membersihkan ruang music. Rangga sengaja mengerjai  Pricilla dengan member tugas membersihkan ruang music. Padahal ruang music masih bersih tanpa kotoran.

“kak udah siap nih” kata Pricilla menghampiri Rangga seraya menyeka keringatnya. Sekujur tubuh Prcilla sudah berlinangan dengan keringat.

“yakin ga ada debu lagi?” Pricilla mengangguk yakin.

Rangga berjalan mengitari ruangan music “rasain lo. emang enak gue kerjain” batin Rangga. Dia mulai berjalan ke arah piano putih yang bertengger di atas panggung.

Dia mencolek bagian atas piano “apa-apaan nih. Lo bilang udah bersih tanpa debu. Ini apaan? masih banyak debu, bego!” omel Rangga.

“loh kak? Tadi kakak ga bilang kalo itu juga dibersihin. Kakak Cuma nyuruh aku bersihin yang dibawah aja”

“lo ngebantah ka ta gue? lo mau dihukum?” ancam Rangga.

“ya udah kak Prissy bersihin dulu” Pricilla mencoba bersabar menghadapi Rangga sesuai peraturan yang diberikan Rangga tadi. Lagi pula sekarang Pricilla sedang tidak mau cari ribut karena dia sudah sangat letih dan ingin secepatnya beristirahat.

Pricilla membersihkan piano perlahan-perlahan seraya menyeka keringatnya. Wajah nya sudah pucat dan lesu. Rangga yang melihat raut wajah letih Pricilla pun merasa tak tega “kasian juga sih liatin dia yang udah capek gitu. Udah pucet tuh wajahnya. Sekejam-kejam nya gue, gue masih punya hati keles” batin Rangga.

“stop stop. Ga usah dilanjutin. Buruan ikut gue, bentar lagi ngumpul” kata Rangga. Lalu Rangga pergi duluan keluar ruangan music yang diikuti Pricilla dibelakangnya.

*

Dari tadi Morgan dan Febby hanya diam-diaman. Tidak ada topik pembicaraan yang mereka bicarakan. Febby sendiri bingung harus ngapain. Morgan dari tadi juga tidur-tiduran ga jelas.

“kak” panggil Febby. Tapi tidak ada jawaban dari Morgan.

“kak Morgan” panggil Febby lagi agak keras. Masih sama tidak ada jawaban.

“KAK MORGAAAANNNNN” teriak Febby tepat ditelinga Morgan.

“apa sih? ganggu orang tidur aj…a” omongan Morgan terpotong karena kaget ketika membuka buku yang menutupi wajah nya, dia mendapati wajah Febby dekat sekali dengan wajahnya.

Bersambung…

Oh iya sekedar info, kayaknya untuk postingan kedepan aku bakal focus ngelanjutin cerbung First Love Until The Die dulu (FLUTD) berhubung ini satu-satu nya cerbung aku yang part nya udah jauh dan FLUTD juga first cerbung yang aku bikin hihi nanti kalo part FLUTD udah semakin jauh lagi atau udah end, aku lanjutin lagi cerbung yang lain. Jadi sekarang aku focus lanjutin cerbung satu-satu dulu. Nanti sekali-kali aku juga bakal posting cerpen hehe maaf ya kalo blog aku susunan nya sekarang berantakan banget. Satu cerbung per part nya kepisah-pisah gt-_- nanti kalo udah end semua bakal aku respot lagi dengan main cast lain :D

Kalo ada yang suka cerbung Sahabat Jadi Cinta, You Are My Dream, Rival In Love atau lainnya, sabar dulu ya hehe bakal end kok cerbung-cerbung nya. nanti tiap aku posting dikabarin terus. Makanya mention aja ke @elviraeryos cerbung mana yang kamu suka, jadi nanti kalo aku udah posting next part nya bisa kabarin kamu :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar