Mobil Gabriel terhenti dipinggir
jalan. Padahal sedikit lagi dia sudah sampai di pantai menyusul teman-teman
yang lain, tapi Tuhan berkehendak lain *cielah*. Mobil Gabriel mogok.
“mobil lo kenapa?” tanya Shilla
ketika baru turun dari mobil Gabriel menghampiri Gabriel yang kini sedang
berdiri di depan mobil dan memeriksa kap mesinnya.
“ga tau nih. Ga biasanya kayak gini”
kata Gabriel masih memerika mesin nya.
“butut aja masih dipake” sinis
Shilla.
“enak aja lo bilang mobil gue butut.
Mobil sport nih.. MAHAALL” kata Gabriel menebar nafas nya ke Shilla pada kata
‘MAHAL’
“makan apa sih lo? artis kok nafas
nya bau bangke sih? makan tikus lo ye?”
“sialan l….” belum selesai Gabriel
ingin marah-marah ke Shilla, segerombolan orang datang. Ada yang membawa
kamera, ada yang membawa mic. Sepertinya itu segerombolan… wartawan.
Mereka langsung menyerbu Shilla dan
Gabriel dengan beribu pertanyaan.
“Gabriel, apa benar anda berpacaran dengan
Ashilla Blink?”
“apa benar personil redbag yang lain
juga berpacaran dengan personil blink lainnya?”
“atas dasar apa redbag bisa
berpacaran dengan blink?”
“kenapa kalian bisa kompak lima
pasang begitu?”
“katanya sehari-hari kalian
disekolah sering bertengkar. Lalu kenapa sekarang bisa berpacaran seperti
sekarang? Apa ini salah satu sensasi yang kalian buat-buat? Tolong jelaskan”
pertanyaan yang satu itu menarik perhatian Gabriel untuk menjawab nya.
Gabriel langsung mendekatkan Shilla
kepadanya agar terlihat romantic dan menggenggam tangan Shilla. Shilla awalnya
kaget dan akhirnya memaklumi saja “oke oke. Saya akan jelas kan. Saya dan
Shilla memang sedang dekat. Untuk yang lainnya kita bisa ngobrol-ngobrol lagi
di konferensi pers nanti” jelas Gabriel.
Wartawan itu semua manggut-manggut
saja “lalu dimana anak-anak redbag dan blink lainnya?”
“apa para fans kalian mendukung
dengan hubungan kalian ini?”
“tadi nya saya dan Shilla ingin
menyusul mereka ke pantai untuk menghibur diri sejenak karena blink baru saja
pulang show dari luar kota. Mereka sekarang sedang di pantai. Berhubung mobil
saya sekarang mogok jadi sepertinya saya tidak ikut mereka” jelas Gabriel lagi.
Shilla hanya nebar-nebar senyum manis nya aja.
“mbak Ashilla, apa fans kamu setuju
dengan hubungan kamu dengan Gabriel?”
“oke ya mas mas mbak mbak wartawan
sekalian, saya mau urus mobil dulu. Nanti di konferensi pers aja kita lanjutin”
Gabriel menarik tangan Shilla untuk meninggalkan para wartawan-wartawan itu dan
masuk ke mobil
*
Karena lama menunggu Gabriel dan
Shilla yang sampai sekarang tak kunjung datang, akhirnya redbag minus Gabriel
memilih untuk bersenang-senang duluan saja. Tadi Shilla juga sudah bbm Febby kasih
tahu bahwa dia dan Gabriel tidak bisa datang berhubung mobil Gabriel mogok dan
mereka didatangi para wartawan. Febby juga sudah memberitahukan hal ini kepada
redbag dan anak blink lainnya.
Baju Cakka sudah basah kuyup akibat
dicebur paksa sama Rio, Alvin dan Debo. Karena ga mau kalah dang a mau tersiska
sendirian, jadilah Cakka narik Alvin.
BYUUURRR
“wah parah lo Cak ngajak-ngajak gue
basah segala” omel Alvin di dalam air.
“HAHAAHAHA gapapa. Sekali kali juga
kita kayak gini” jawab Cakka.
“HAHAHAHA RASAIN LO BERDUA. EMANG
ENAK” ledek Rio dan Debo dari pinggir pantai. Seketika Cakka dan Alvin diam,
saling tatap-tatapan, Cakka menaikan alisnya sebelah memberi kode ke Alvin,
Alvin mengangguk. Rio dan Debo udah punya firasat ga enak.
“Yo, kok perasaan gue jadi ga karuan
gini ya” tanya Debo cemas.
“iya Deb, gue juga ngerasa kalo….
KABUUUURRR” teriak Rio dan langsung berlari menghindari Cakka dan Alvin. Debo
pun ikut lari. Cakka dan Alvin langsung bangkit dari air (?) dan lari mengejar
Rio dan Debo. Cakka ngejar Rio, Alvin ngejar Debo.
Anak-anak Blink sibuk ngegosip ga
jelas di pinggir pantai. Melihat tingkah konyol Rio, Alvin, Cakka dan Debo
gossip mereka terhenti dan iktu tertawa melihat mereka berempat.
Akhirnya Cakka berhasil ngejar Rio
dan Alvin juga berhasil ngejar Rio.
BYUUURR BYUUURR
Jadilah Rio dan Debo diceburin sama
Cakka dan Alvin. alhasil mereka berempat jadi main cebur-ceburan kayak anak
kecil main di kali (?). baju mereka udah
basah kuyup. Tawa mereka lepas. Tidak seperti biasanya yang sepertinya selalu
dibebani berbagai macam kerjaan.
“kayaknya mereka seneng banget ya”
gumam Ify seraya tersenyum ikut bahagia melihat anak-anak redbag yang seperti
anak kecil.
“iya. Tawa mereka lepas” jawab
Sivia.
“ga kayak biasanya. Mereka sekarang
lebih kayak anak kecil. Keliatan sifat asli mereka” tambah Febby. Ify dan Sivia
mengangguk menyetujui. Sedangkan Pricilla? Hm…..
Pricilla terpana melihat senyum
Alvin yang dari tadi tidak habis-habisnya. Senyum Alvin yang selalu ingin dia
lihat terus “senyum lo emang menawan banget Vin” batin Pricilla. Ify, Sivia dan
Febby yang merasa heran kenapa Pricilla hanya diam tidak berkomentar pun
bingung dengan Pricilla karena dia bengong sendiri.
“Pris.. Pris. Lo gapapa kan?” tanya
Sivia menggoyang-goyangkan badan Pricilla.
“eh iya gapapa kok” jawab Pricilla
gelagapan setelah lamunan nya buyar.
“menurut lo gimana?”tanya Ify kepada
Pricilla.
Pricilla mengernyitkan dahi nya
“gimana apa nya?” tanya nya heran.
“jadi dari tadi kita ngomong ga kamu
dengerin, Pris?” tanya Febby. Pricilla hanya menggeleng dan memamerkan sederet
behel nya.
“tadi itu kita ngomongin kalo redbag
itu sekarang keliatan banget asli nya. ketawa mereka lepas. Menurut lo gimana?”
tanya Ify lagi.
Pricilla membulatkan mulut nya lalu
tatapannya berhenti lagi ke satu arah. Ke arah Alvin “bener. Kali ini tawa
mereka lepas. Ga kayak biasanya. Apalagi Alvin, dia seneng banget kayaknya.
Senyum nya lepas, tawa nya lepas” jawab Pricilla. Tatapannya masih kea rah
Alvin.
Ify, Sivia dan Febby mengernyitkan
dahi mereka dan saling tatap-tatapan heran “lo suka sama Alvin?” selidik Sivia.
Seketika lamunan Pricilla buyar.
“hah? Su.. suka? Ngg.. engga kok
engga. Ih apa sih lo fitnah aja. Lo sendiri tau kan gimana kita selama ini sama
mereka?” jawab Pricilla gelagapan. Ify, Sivia, Febby percaya saja. Lebih
tepatnya berusaha percaya walau masih bertanya-tanya di otak masing-masing.
Bersambung…
Hayooo looh ceritanya makin ga jelas
gini. makin aneh, ga masuk akal, makin berantakan, makin makin makin lah. Sorry
ya makin aneh, udah keabisan ide nih._. gaada inspirasi lagi huhu
Oh iya sekedar info, kayaknya untuk
postingan kedepan aku bakal focus ngelanjutin cerbung First Love Until The Die
dulu (FLUTD) berhubung ini satu-satu nya cerbung aku yang part nya udah jauh
dan FLUTD juga first cerbung yang aku bikin hihi nanti kalo part FLUTD udah
semakin jauh lagi atau udah end, aku lanjutin lagi cerbung yang lain. Jadi
sekarang aku focus lanjutin cerbung satu-satu dulu. Nanti sekali-kali aku juga
bakal posting cerpen hehe maaf ya kalo blog aku susunan nya sekarang berantakan
banget. Satu cerbung per part nya kepisah-pisah gt-_- nanti kalo udah end semua
bakal aku respot lagi dengan main cast lain :D
Kalo ada yang suka cerbung Sahabat
Jadi Cinta, You Are My Dream, Rival In Love atau lainnya, sabar dulu ya hehe
bakal end kok cerbung-cerbung nya. nanti tiap aku posting dikabarin terus.
Makanya mention aja ke @elviraeryos cerbung mana yang kamu suka, jadi nanti
kalo aku udah posting next part nya bisa kabarin kamu :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar