Sabtu, 11 Januari 2014

Rival In Love *22


Semalam karena terlalu lelah, mereka semua memilih untuk menginap di rumah Shilla saja dan juga berhubung mereka kemarin selesai pukul 12 malam yang turut disambut oleh hujan deras. Pagi ini mereka semua sudah bangun dan sedang bersiap-siap untuk pergi membeli semua perlengkapan untuk di Korea nanti.

Mereka sengaja pergi pagi ini –tidak sesuai rencana awal- agar mereka dapat istirahat sepulangnya berbelanja nanti sepuasnya. Sesuai instruksi Pak Tama kemarin, hari ini mereka tidak diperbolehkan sekolah. Rencananya, mereka akan berangkat sama-sama ke Mall. Setibanya di Mall, barulah mereka berpencar berpasangan.

“lama banget sih” gerutu Debo gelisah menunggu anak-anak Blink turun. Sudah satu setengah jam lebih Redbag selesai tetapi Blink masih juga belum siap.

“maklum lah nama nya juga cewe dandannya pasti lama” ucap Alvin santai sambil membaca majalah apa saja yang ada diruang tamu Shilla. Kini mereka berlima memang sedang duduk-duduk diruang tamu Shilla.

Kelima cowo –Redbag- ini sedang sibuk masing-masing sambil menunggu Blink siap. Gabriel sibuk membuka aplikasi twitter. Membaca-baca mention yang masuk dari GabFC =fansclub Gabriel- nya. dia senang ternyata banyak tanggapan positif dari para fansnya tentang acara konferensi pers besok maupun tentang hubungan Redbag dan Blink. Tak lupa Gabriel juga menyempatkan membalas mention-mention fansnya.

Alvin sendiri sibuk membolak-balik majalah apa saja yang ada untuk menghilangkan kebosanannya. Rio sibuk main gitar asal-asalan. Kebetulan dirumah Shilla ada gitar berhubung Shilla juga bisa bermain gitar. Sedangkan Cakka sibuk mematut penampilan dirinya di cermin besar yang berada diruang tamu Shilla. Debo sendiri sedari tadi malah gelisah melirik-lirik jam tangannya.

“gelisah amat Deb” Akhirnya Cakka buka suara juga karena sedari tadi melihat pemandangan tak enak dari belakang pantulan kacanya. Debo memang duduk dibelakang Cakka. Cakka risih juga melihat Debo yang selalu melirik jam tangannya karena mengganggu aktivitas dandan Cakka.

“lagian nih cewe-cewe pada lama amat” jawab Debo kesal. Baru Debo berbicara seperti itu, dari arah tangga terdengar suara tawa ramai sekali. Siapa lagi kalau bukan suara tawanya anak-anak Blink? Redbag yang mendengar suara tawa kelima cewe itupun langsung berdiri dari duduknya siap-siap untuk segera pergi. Debo sudah menatap kearah Blink dengan tatapan kesal.

“nyolot banget tuh tatapan” ucap Ify yang dapat melihat tatapan kesal Debo. Debo mendengar tapi tidak berniat untuk membalas.

“ehm.. sorry lama” sapa Febby.

“gapapa kok hehe” jawab Cakka sambil menyisir sedikit rambutnya kebelakang.

“basa basi banget” desis Rio pelan namun cukup terdengar oleh anak-anak Blink.

“iya gapapa. Agak lamaan lagi aja juga gapapa!” sindir Debo.

“sinis amat bang kayak anak gadis pms aja lo” sindir Sivia balik.

Baru Debo ingin membalas sindiran Sivia, Gabriel sudah melerai mereka “udah deh jangan berantem mulu. Mulai sekarang kita lupain permusuham kita selama ini. yang dulu biar jadi masa lalu. Sekarang ini kita harus kompak” lerai Gabriel bijak. Febby mengangguk-angguk setuju yang juga diikuti Cakka asal-asalan ngangguk. Diantara mereka semua tampaknya hanya Febby yang selalu bersikap dewasa dan jernih.

“betul tuh kata Gabriel. tumben otak lo bener Iel hehe” timpal Ify.

“jangan mulai deh Fy” balas Gabriel tak ingin mencari ribut lagi.

“oh iya tadi si bos ngasih kabar ke gue kalo nanti sehabis acara pas kita keluar gedung pertemuan, kita harus tetap keliatan mesra. Dan juga bakal ada 5 tour guide buat kita” jelas Gabriel.

“loh kok Cuma 5? Kan kita semua ada satu, dua, tiga, …. Sepuluh orang” kata Pricilla.

“ck.. gue kirain lo pinter eh taunya bego juga. Dikasih 5 tour guide itu, satu orang buat satu pasangan. Gitu…” jelas Gabriel lagi.

“ohgitu” tanggap Pricilla sambil mengangguk-anggukan kepalanya tanda mengerti.

“ya udah berangkat sekarang aja yuk” ajak Rio. semua mengangguk lalu beranjak pergi keluar rumah Shilla menuju kendaraan masing-masing.

“buruan naik” kata Debo ke Sivia. Debo kini memang lebih suka membawa motornya ketimbang mobil. Sivia pun tanpa takut kini naik keboncengan Debo.

“ayo Feb masuk hehe” Cakka membukakan pintu mobil untuk Febby.

“makasih Cakka” ucap Febby kepada Cakka tak lupa dengan senyuman manisnya.

“sa..ma.. sa..ma..” ucap Cakka melting lalu dia pun langsung tersadar dan masuk ke mobil.

“buruan masuk lo. kalo engga ntar gue tinggal” ucap Alvin tak ada manis-manisnya kepada Pricilla. Dengan wajah manyun Pricilla masuk kedalam mobil sendiri.

“beda banget sama Cakka. Febby aja pintunya dibukain sama Cakka, eh masa gue disuruh buka sendiri? Pasti nih pacar-pacar dia pada ngga betah pacaran sama dia” rutuk Pricilla dalam hati.

“masuk gih” suruh Gabriel kepada Shilla. Memang tidak semanis Cakka atau sejutek Alvin, tapi Shilla masih lebih beruntung daripada Pricilla. Shilla mengangguk dan masuk sendiri kedalam mobil Gabriel. Shilla pun tidak merutuki sikap cuek Gabriel. dan diapun juga tidak berharap diperlakukan semanis Cakka kepada Febby tadi oleh Gabriel.

“ngapain lo masih diem disitu? Masih mau disini lo?” kata Rio kepada Ify yang tak kunjung naik-naik juga keboncengannya. Kemarin Rio memang membawa motor dengan alasan malas membawa mobil karena rawan macet.

“eh emang gue pergi sama lo?” balas Ify.

“oh gitu.. yaudah lo pergi aja sendiri”

“eh eh Yo jangan dong.. gue kan Cuma becanda”

“eh masih butuh gue juga lo?” balas Rio meniru kata-kata Ify tadi.

“yah Rio.. ayolah.. Rio sayang” goda Ify.

“aishh.. jangan panggil-panggil gue sayang. Ayo buruan naik” ucap Rio akhirnya. Akhirnya Ify pun naik ke boncengan Rio.

Dijalan mereka hanya diam-diaman saja. Bingung ingin membahas apa.

Bersambung…

Dimaapin yak kalo belum dapet seru nya hehe pokoknya insyaallah bakalan seru deh diusahain haha kali ini aku ngeposting dua part nih muehehe ngga tau kenapa lagi lancar aja nih otak ngelanjutin ini. etapi otak aku mumet banget pas ngelanjutin You Are My Dream sama First Love Until The Die -_- readers YAMD sama FLUTD maapin yak kalo ngaret aku postnya heuheu follow twitter/ig/askfm/soundcloud/line aku juga @elviraeryos kalo facebook aku Elvira Dwika Eryos (mrselvira27@gmail.com) tapi agak lama aku confirm nya soalnya aku jarang pake banget online facebook seringnya askfm twitter sama instagram hehe bye guys luv u muah :* 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar