Sabtu, 09 November 2013

(Mini Cerbung) I Love U Before I Meet U *2


@dickymprasetyo percaya pada diri sendiri adalah rahasia utama untuk mencapai sukses
Tweet

KLIK! Setelah selesai menekan tombol Tweet untuk mengirim mention diatas tersebut kepada idola nya, kini Shilla memandang-mandangi iPad miliknya dan tersenyum seakan dihadapannya kini tengah berdiri seorang Pria tampan berhidung mancung yang pastinya Idola nya –Dicky SM*SH-

“nah lo ngapain!!!” teriak Sivia mengagetkan kakaknya itu.

“eh ngagetin aja lo sipit” kesal Shilla. Sivia hanya nyengir menampakan gigi putih nya.

“eh iya kak, gue denger-denger katanya ada quiz gitu ya? Trus dipilih 6 pemenang buat dinner bareng smash. Bener ngga?” tanya Sivia yang kini sudah duduk disamping Shilla. Tepatnya diatas kasur karena mereka kini tengah berada di kamar.

Mengingat hal itu, Shilla kembali mengukir senyuman dibibirnya dan mengangguk menjawab pertanyaan Sivia.

“trus… lo ikut?” tanya Sivia lagi.

“pasti dong. Hal yang kayak beginian gue ngga mau kelewatan” ucap Shilla yakin.

“emang syarat ikutan quiz nya apaan?”

“Cuma cukup foto semua barang-barang koleksi yang berhubungan sama smash aja kok. Nah.. kan gue punya koleksi barang-barang smash, lengkap lagi. gue yakin pasti bakalan menang”

“yayaya semoga. Tapi…” Sivia menggantung kalimatnya.

“tapi apa?”

“lo yakin di kasih izin sama bokap? Lo tau sendirikan bokap kalo udah menyangkut masalah artis gimana?”

Mendengar pertanyaan Sivia barusan, semangat Shilla menjadi down mengingat Papa nya yang selalu menentang anak nya untuk mengikuti segala macam acara yang berhubungan dengan artis. Entah apa alasannya.

“di coba dulu aja. Siapa tau kalo gue menang, bokap bakal kasih izin” jawab Shilla untuk menyenangkan hatinya walau sebenarnya dia tahu bahwa Papa nya tidak akan memberi izin.

“gue dukung lo kak! Gue bantu deh minta izin sama bokap”

“beneran lo? tumben baik?”Shilla memicingkan matanya menyelidiki mengapa adiknya ini tumben bertingkah baik kepadanya.

Sivia yakin kakak nya pasti sudah curiga, ya sudahlah jujur saja. Sivia kembali memamerkan sederet gigi putih nya –nyengir- “gue mau ikutan juga sih hehe”

“lah? Kenapa? Kan elo bukan smashblast”

“gue mau ketemu Rangga sama Bisma kak hehe mereka cakep sih. ya.. walaupun gue bukan fans fanatic mereka sih”

“trus emang lo punya barang-barang koleksi smash?”

“itu mah gampang…” jawab Sivia enteng seraya menaik turunkan alisnya menatap Shilla.

“jangan bilang lo mau minjem barang-barang gue?” tebak Shilla.

“hehehe ayolah kak.. kapan lagi sih lo baik sama gue? biasanya juga kan lo durhaka mulu sama gue”

“wah wah.. parah parah. Ngga ngga! Curang lo!” Shilla langsung turun dari kasur nya dan keluar dari kamar.

“ayolaah kaaaakk” rengek Sivia manja yang juga ikutan turun dari kasur dan mengikuti langkah Shilla keluar kamar.

“NGGAAA!!”

*

Kini didalam ruangan yang di satu sisi nya dipenuhi dengan kaca besar sudah berada 6 orang cowok-cowok keren yang banyak digemari para gadis remaja sekarang. Siapa lagi kalau bukan SM*SH yang tengah berada dipuncak kejayaan nya?

Mereka kini sedang beristirahat setelah letih berlatihan koreografi dan nyanyi sedari tadi. Di sudut ruangan tengah duduk sendirian seorang cowok berhidung mancung berambut pirang tengah senyum-senyum sendiri menatap iPhone miliknya.

Rangga sedari tadi memperhatikan gerak-gerik Dicky yang sudah dianggap nya seperti adik sendiri itu. Sudah beberapa hari terakhir ini dia melihat Dicky sering senyum-senyum sendiri ketika sedang memainkan handphone nya. Karena penasaran, Rangga menghampiri Dicky disudut ruangan mencari tahu apa penyebab akhir-akhir ini senyum sendiri.

“lagi ngapain lo Ky?“ tanya Rangga dan duduk disamping Dicky.

“eh ini.. Cuma lagi liat-liat instagram aja“ jawab Dicky dengan senyum masih terukir jelas dibibir mungilnya.

Rangga mengintip sedikit ke layar handphone milik Dicky. Tampak Dicky sedang melihat-lihat profile instagram seseorang. Seorang gadis yang menurut Rangga lumayan cantik. Sepertinya Dicky sedang ngestalk foto instagram gadis itu.

“ngestalk instagram siapa lo Ky?“ tanya Rangga semakin penasaran.

“oh ini.. dia salah satu fanadicky. Lo liat deh, cantik loh. Trus dia sering ngemention gue“ kata Dicky antusias.

“oh.. bukannya fans-fans lo emang sering ngementionin lo ya?“

“yang ini beda. Dia ngemention gue ngga pernah ngespam, sehari paling dia Cuma ngemention gue dua kali bahkan Cuma sekali sehari. Dan itupun isi mentionnya bukan ‘kak follback dong‘ ‘kak bales mention aku dong‘ bukan yang kayak begituan“

“trus kayak apa?“

“dia kalo ngemention gue Cuma ngasih kata-kata bijak gitu atau kata-kata penyemangat“

“ck.. aneh juga. Ngga biasa nya ada fans yang kayak dia. Nama nya siapa? Liat dong“ Rangga langsung-langsung merebut iPhone milik Dicky dan ikut melihat-lihat foto instagram milik Shilla –gadis yang dimaksud tadi-.

“ini kan..“ gumam Rangga terpotong.

“kenapa? Lo kenal?“ tanya Dicky.

“eh iya Ky dia juga pernah ngirim kata-kata penyemangat gitu buat gue di twitter trus juga pernah ngetag foto yang ini nih ke gue“  Rangga menunjukan sebuah foto instagram milik Shilla. Foto itu menampakan sebuah hasil lukisan tangan seseorang yang sepertinya hasil buatan tangan Shilla sendiri.

“lo juga pernah dibikinin? Wah.. dia sering tuh bikin buat gue, keren banget. Ya udah gue like deh tuh foto-foto hasil lukisan dia“ kata Dicky semangat.

“salut gue. Jarang ada cewek cantik kayak dia bisa ngelukis sebagus ini“ Rangga berdecak kagum

*

“lagi ngapain lo kak?“ Sivia masuk ke kamar nya dan mendapati Shilla sedang sibuk berkutat dengan kamera miliknya. Diatas kasur sudah bertebaran berbagai macam barang. Kamar pun sudah seperti kapal pecah jadinya.

“ini... lagi foto barang-barang koleksi smash gue. Buat ikutan lomba“ jawab Shilla yang masih tidak berpaling dari kamera nya. Sivia manggut-manggut mengerti saja.

Ketika sedang asik dengan kamera nya, iPad milik Shilla berbunyi menandakan ada sebuah notification masuk. Segera dia beralih meraih iPad miliknya. Di lihatnya, ternyata notification dari instagram. Oh.. ada yang like salah foto instagram miliknya ternyata.

Penasaran siapa yang ngelike fotonya, segera Shilla membuka aplikasi Instagram di iPad nya. Tidak perlu menunggu lama untuk loading membuka notification, sebuah pemberitahuan yang sangat mengejutkan Shilla tertera di layar iPad nya.

“demi apa?!“ teriak Shilla masih dengan suara tertahan. Sivia yang penasaran apa yang barusan di lihat kakak nya, langsung-langsung merebut iPad dari tangan Shilla. Dia membaca apa yang tertera disana. Ada dua notification dari dua username instagram yang sangat dikenalnya bahkan sangat dikenal orang-orang.

@dikiprasetya menyukai foto anda
2 minute ago

@ranggamoela menyukai foto anda
5 minute ago

Itu lah notification yang baru saja masuk di instagram Shilla.

“aaaa foto gue di like Dicky sama Rangga aaaa“ Shilla berlonjak-lonjak senang diatas kasur. Sivia kini terperangah kaget. Bukan, bukan karena tingkah aneh kakak nya yang loncat-loncat diatas kasur. Tapi terperangah karena mendengar teriakan histeris Shilla.

‘foto dia.. di.. di like siapa? Di... cky? Sama...‘ batin Sivia mengingat-ingat kembali teriakan Shilla tadi. Sadar akan teriakan histeris Shilla, Sivia langsung meloncat keatas kasur mengikuti Shilla. Dia berusaha meraih iPad yang berada ditangan Shilla.

“sini.. siniin gue mau liat“ ujar Sivia masih berusaha menggapai iPad yang berada ditangan Shilla.

“aa foto gue di like Dicky.. di lick Rangga aaa“ ucap Shilla masih teriak histeris.

“aduh aduh.. ini ada apa sih kalian teriak-teriak ngga jelas gitu? Pake loncat-loncat lagi. Udah udah.. Shilla, Via, sekarang kalian turun“ tegur mama Shilla dan Sivia yang baru saja datang ke kamar mereka karena terganggu oleh teriakan kedua anak nya itu. Suara teriakan Shilla dan Sivia cukup terdengar keras hingga ke dapur. Karena mama tadinya memang sedang di dapur.

Dengan patuh, Shilla dan Sivia pun berhenti loncat diatas kasur dan duduk tenang dengan nafas terengah-engah.

“kalian itu.. udah gede tapi masih aja kayak anak kecil. Punya 2 anak cewek serasa punya anak selusin mama“ gerutu mama lalu langsung meninggalkan kamar Shilla dan Sivia.

“Vi.. hah.. huh.. hosh.. foto gue.. di.. di like Dicky sama.. Rangga heh.. heh..“ ucap Shilla masih sempat-sempatnya dengan nafas nya yang tak beraturan itu.

“hu.. ha.. hosh... ha.. hah.. gi.. gimana ceritanya lo.. hah.. foto lo di like Dicky sama.. sama.. Rangga kak?“ tanya Sivia yang kini kondisi nya tak jauh berbeda dengan Shilla. Nafas nya masih tak beraturan.

“gue juga ngga tau Vi. Tadi kan ada notif di instagram, yaudah gue buka. Eh tau nya mereka berdua ngelike foto gue. AAAA SENENG BANGETTTT“ jelas Shilla yang sudah bisa mengatur nafas nya. Bahkan dia juga berteriak pada kalimat terakhirnya.

“SHILLAAA JANGAN TERIAK-TERIAK“ tegur mama dari ruang tamu yang juga berteriak.

“MAMA SENDIRI JUGA TERIAK-TERIAK“

“JANGAN NGEBANTAH!!!“ akhirnya Shilla memilih jalan aman, diam dan melanjutkan perbincangan nya dengan sang Adik –Sivia-

“oke back to topic“ ujar Sivia.

“sok inggris lo bantet“ Shilla menoyor kepala Sivia.

“biarin wleee. Udah ah lanjutin“

“apaan yang mau dilanjut? Gue juga kagak tau kenapa Dicky sama Rangga bisa ngelike foto gue“

Belum selesai mereka berbincang-bincang, ternyata iPad milik Shilla kembali berbunyi menandakan ada notif lagi yang masuk. Kali ini dari twitter dan juga instagram.

Shilla mulai membaca semua notification yang masuk. Jari telunjuk nya mulai menyentuh lembut layar touchscreen iPad nya keatas-kebawah.

“GILAAA. HEBOH“ teriak Shilla histeris.

“SHILLAAAA JANGAN TERIAAAKK“ tegur mama Shilla kembali.

“IYA MA IYA“

“kenapa lo kak?“ tanya Sivia yang masih berada didalam kamar.

“smashblast heboh gara-gara gue. Apalagi Fanadicky sama Rangganizer tuh“

“hah? Heboh kenapa?“

“gini.....“ Shilla mulai menceritakan apa penyebab smashblast, fanadicky dan rangganizer heboh. Itu ternyata karena smashblast tahu bahwa Dicky dan Rangga menyukai foto instagram nya. Mulai lah di twitter semakin banyak mention yang masuk kepada Shilla tentang dilikenya foto instagram itu. Di instagram pun tak beda jauh. Banyak yang mengomentari foto Shilla yang dilike oleh Dicky dan Rangga tersebut.

Berbagai macam mention atau komentar yang masuk. Ada yang memberi selamat kepada Shilla atas ke-lucky-an nya tadi, ada juga yang judge Shilla karena mereka iri. Sivia pun juga sudah melihat semua nya.

“keren lo kak ckck makin jadi seleb aja lo hahaha“ kata Sivia disela-sela tawanya seraya menggeleng-gelengkan kepala nya.

“sialan lo. Ngga enak keles dibully begini. Mending kalo ngebully nya bilangin gue cantik, lah ini? Bilangin muka gue kayak babi. Sialan banget ngga sih tuh?“ rutuk Shilla.

“sabar kak sabar... gue tau kok gimana rasanya jadi elo..“ Sivia menepuk-nepuk pelan pundak Shilla.

“tapi gue ngga bisa pungkiri kalo mereka udah bersikap jujur terhadap lo kak HAHAHAHAHAHAHA“ tawa Sivia semakin besar.

“sial! adek durhaka emang lo“

Bersambung... 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar